Bambang Widjojanto: Firli Bahuri Sebaiknya Mundur
Jakarta,Beritaterus.com
Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto, menganjurkan agar Firli Bahuri dan koleganya secepatnya mundur dari KPK sehabis terjadi kisruh dalam penanganan perkara praduga korupsi di Basarnas yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia.
Menurut Bambang, kisruh tersebut sudah merusak janji pemberantasan korupsi di Indonesia, yang sebaiknya menjadi tanggung jawab utama lembaga tersebut.
"Kita dan pemberantasan korupsi tengah menerima celaan dan cemoohan dari institusi yang semestinya paling bertanggung jawab dan diberi amanah selaku Lembaga Pemberantasan Korupsi pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Basarnas," kata Bambang dalam informasi persnya Minggu, 30 Juli 2023.
Bambang menyatakan bahwa pernyataan Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, yang menyebut OTT dan penetapan tersangka Kepala Basarnas sebagai kekhilafan dan kelalaian yang dilakukan oleh Tim Penyelidik yaitu keliru.
"Begitu naif, konyol, abstrak, dan tidak mempunyai dasar argumen yang besar lengan berkuasa. Begitu juga saat masalah OTT itu dinyatakan, diserahkan pada TNI bukan KPK yang menanganinya," ungkap Bambang.
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa terdapat banyak landasan aturan yang dapat digunakan oleh para pimpinan KPK untuk berargumen terkait penanganan masalah di Basarnas, daripada menyalahkan anak buahnya.
Beberapa landasan aturan yang mampu digunakan tergolong UU No. 19 tahun 2019 ihwal Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) dan UU No. 29 Tahun 2014 ihwal Pencarian dan Pertolongan.
"Pimpinan KPK sudah mengalami kelemahan yang sungguh fatal dalam memahami Lembaga Basarnas beserta tugas dan kewajibannya," tambah Bambang.
Berdasarkan perkara tersebut, Bambang Widjojanto menyatakan bahwa pimpinan KPK mesti dianggap melaksanakan kesalahan fatal dan pelanggaran berat kepada akhlak dan sikap, sehingga kehilangan kelayakan untuk memimpin KPK.
"Oleh alasannya itu, sungguh patut bagi mereka untuk mengundurkan diri atau diberhentikan," tandas Bambang. (Red)

0 Komentar