Pemkab Rokan Hilir Bangun Jaringan Internet Murah, Permudah Penduduk Mengakses Berita
ROKAN HILIR- Kabupaten Rokan Hilir dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong, S.IP- H. Sulaiman,SS,MH memprogramkan Penyediaan layaan internet murah dan cepat disejumlah kawasan pedesaan di kabupaten Rokan Hilir.
Program ini dijalankan melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiks) berkerjasama dengan pihak Icon Plus selaku pihak ketiga.
Pengadaan internet murah dan cepat di kawasan pedesaan ini bermaksud untuk mendigitalisasikan seluruh Kepenghuluan yang ada di Kabupaten Rokan Hilir utamanya daerah yang masih sukar untuk mengakses jaringan internet.
Apa lagi di zaman modern dan serba digitalisasi dikala ini, internet seolah menjadi kebutuhan pokok manusia alasannya menyanggupi hampir seluruh ruang kehidupan. Mulai dari hal yang paling sederhana hingga hal yang cukup rumit semua mampu dikendalikan dan dilakukan dengan tunjangan internet.
Pemanfaatan teknologi info dan komunikasi mirip Internet saat ini sangat bermanfaat baik dalam menunjang kinerja metode isu maupun dalam aneka macam hal lainnya bagi masyarakat.
Dengan adanya jaringan internet, penduduk dapat mencari banyak sekali informasi baik di bidang pemerintahan, pertanian, peternakan dan yang lain dengan lebih cepat.
Kadis Kominfotiks Rohil, Indra Gunawan turun pribadi ke desa Sei Daun salah satu kawasan yang merepotkan mengakses jaringan internet
Untuk Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sendiri, masih banyak wilayah yang sulit untuk mendapatkan internet alasannya adalah keterbatasan peyediaan dari beberapa penyedia jaringan telekomunikasi dan menjadi salah satu ganjalan ditengah-tengah penduduk .
Selain disebagian wilayah masih minim, harga internet juga masih tergolong tinggi bagi pada umumnya penduduk .
Melihat keadaan tersebut, Bupati Rohil Afrizal Sintong SIP dengan segera tanggap menyikapi keluhan masyarakatnya. Melalui Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiks) dibawah pimpinan Indra Gunawan SE MH bareng Kadis PMD Yandra S.I.P M. Si sementara waktu kemudian menjajal melobi salah satu pemasokprovider ber plat merah dan lobi tersebut membuahkan hasil.
Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong melalui Kadiskominfotik Rohil Indra Gunawan SE MH menyebutkan, Pemda Rokan Hilir lewat Diskominfotiks membuka saluran internet murah dan cepat bagi masyarakat di Desa-desa/kepenghuluan.
"Alhamdulillah kita sudah berhasil menggandeng salah satu provider plat merah. Ini ialah inisiatif pak Bupati untuk menawarkan kemudahan terhadap masyarakat dalam mengakses internet. Sehingga, berita mudah didapatkan," kata Indra.
Indra Gunawan memaparkan, untuk uji coba internet murah dan cepat tersebut pada tahap awal akan dikerjakan di tiga wilayah kepenghuluan. Dimana, tiga daerah yang dimaksud ialah, Bangko Pusako, Ujung Tanjung dan Bagan Batu.
"Bagi penduduk yang akan hanya dikenakan Rp 140 ribu per bulannya dengan kecepatan internet 10 Mbps. Ini sungguh-sungguhuntuk menolong penduduk , " terangnya.
Tampak petugas ketika melakukan pemasangan jaringan internet
Jaringan Internet itu kata Indra, nantinya akan disalurkan melalui jaringan kabel optik. Dimana, pemasangan dan perlengkapan nya secara keseluruhan gratis dan hanya mengeluarkan uang biaya bulanan.
"Sebelumnya kita telah melakukan survey bareng pihak provider dan dalam waktu erat akan kita jalankan. Sebelum pemasangan kita terlebih dahulu akan melakukan sosialisasi kepada penduduk dan pihak kepenghuluan, " paparnya.
Indra Gunawan juga menegaskan bahwa, dalam koordinasi dengan pihak provider salah satu plat merah itu, Pemda Rohil tidak mengeluarkan anggaran dari APBD dan murni investasi dari pihak provider.
"Tiga wilayah percobaan permulaan tersebut telah dipasang infrastruktur seperti Jaringan backbone dan OLT pada tiang-tiang listrik milik PT PLN," jelasnya.
Sementara untuk pengelolaan internet murah itu sendiri nantinya akan di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) masing-masing kawasan mulai dari pemasangan hingga pembayaran.
"Kaprikornus nantinya BUMDes mampu mempunyai penghasilan. Kita juga telah melakukan studi banding kewilayah yang berhasil menyelenggarakan program tersebut seperti Kabupaten Kediri Jawa Timur dan Sukabumi Jawa Barat, " katanya.
Pengadaan jaringan internet murah dan cepat ini jelas Indra, juga akan membuka lapangan pekerjaan gres di desa. Mulai dari tenaga administrasi, operator, marketing maupun maintenance jaringan.
Tanpak Petugas melaksanakan pemasangan jaringan internet di Bangko pusako
"Karena murni pengelolaan dilakukan oleh BUMDes. Sementara pihak provider berinvestasi untuk membuka saluran dan infrastrukturnya.
Pihak BUMDes juga akan menerima pemasukan dari contoh marketing dan pemeliharaan jaringan. Jdi jaringan internet mereka pelihara sendiri, tanggungjawab sendiri supaya terus berjalan tanpa hambatan," terangnya.
Jika program ini berhasil, maka predikat desa digital di kabupaten Rohil akan secepatnya terwujud. Dimana sebutnya, desa digital ini ialah program kementrian desa dan disuport oleh kementrian Kominfo.
"Kaprikornus dalam acara internet murah dan cepat di desa ini kita juga berhubungan dengan Dinas PMD untuk merealisasikan desa digital, desa digital yakni acara kementrian desa dan disuport oleh kementrian kominfo," kata Indra.
Apalagi sebut Indra, investasi dalam membuka terusan internet di Kabupaten Rohil dengan topografi daerah yang sungguh beragam bukanlah jumlah yang sedikit. Sehingga, Ia mengajak seluruh lapisan semoga bersama mendukung program internet murah tersebut.
"Pak bupati juga menghendaki biar seluruh sekolah-sekolah dan puskesmas di wilayah pelosok desa ditargetkan mampu terhubung semuanya pada selesai tahun 2024. Mari gotong royong kita sukseskan program internet murah ini demi kenaikan saluran informasi maupun aktifitas perekonomian masyarakat pedesaan," ajaknya.
Sebab tambah Indra, dengan internet pasar produk desa yang lazimnya terbatas secara geografi, bisa menembus batas hingga ke seluruh dunia. Internet juga dapat mengakibatkan birokrasi dan transparansi pemerintah desa menjadi lebih baik, dengan tersedianya sarana grup media umum maupun lembaga warga berbasis internet.
"Banyak hal lain di desa yang mungkin berkembang, desa bisa menjadi sumber dan akses ekonomi yang sungguh besar, kreativitas warga akan lebih terasah, pendidikan yang lebih baik yang pada kesudahannya mampu menggali kesempatandesa lebih maksimal," pungkasnya.(ADVETORIALPEMKAB ROHIL)




0 Komentar