Salah Satu Capres Ditembak Otk Hingga Tewas, Korban Merupakan Calon Presiden Ekuador
Calon presiden Ekuador Fernando Villavicencio itu ditempak pada Rabu (9/8/2023) waktu lokal.
Menurut saksi, dia ditembak sebanyak tiga kali.
Calon presiden Ekuador Fernando Villavicencio ditembak seusai rapat biasa politik di sebuah sekolah di utara ibu kota Quito, kata anggota tim kampanye Christian Zurita dan Rodrigo Figueroa.
Calon presiden (capres) Ekuador, Fernando Villavicencio tewas usai ditembak, Rabu, 9 Agustus 2023.
Lantas, siapa bekerjsama sosok calon presiden Ekuador Fernando Villavicencio ini ?
Dikutip dari dw.com, Fernando Villavicencio (59) merupakan mantan anggota serikat pekerja di perusahaan minyak milik negara, Petroecuado.
Setelah itu melakukan pekerjaan sebagai jurnalis usai mengecam praduga kerugian kesepakatan minya hingga jutaan dolar.
Kemudian, dia terpilih menjadi anggota dewan Ekuador pada tahun 2017 hingga abad jabatannya final pada bulan Mei 2023.
Villavicencio ialah salah satu orang yang kritis menentang korupsi utamanya selama kepemimpinan Presiden Rafael Correa pada tahun 2007-2017.
Salah satu anggota tim kampanye Villavicencio mengungkapkan selama berkampanye, beliau mendapat ancaman pembunuhan setiap ahad.
Sehingga saat berpergian, Villavicencio mesti dijaga oleh polisi.
Villavicencio pun meninggalkan seorang istri dan lima anaknya usai tewas ditembak.
Tewas Setelah Ditembak dikala Kampanye
Calon presiden Ekuador Fernando Villavicencio ditempak pada Rabu (9/8/2023) waktu setempat.
Video detik-detik ketika berlangsung menuju kendaraan beroda empat dan mendapat sejumlah tembakan beredar di media sosial.
Dia ditembak 10 hari sebelum putaran pertama pemilihan presiden direncanakan berlangsung pada 20 Agustus 2023.
Presiden Ekuador Guillermo Lasso mengonfirmasi di media sosial, dan bersumpah pembunuhan itu tidak akan dibiarkan begitu saja.
Rekaman itu memberikan Villavicencio berjalan menjauh dari rapat lazim kampanye menuju kendaraan yang dikelilingi oleh beberapa petugas polisi dan kerumunan penonton.
Saat dia masuk ke bangku belakang kendaraan, setidaknya terdengar 12 tembakan.
Seorang polisi dengan segera menutup pintu di belakang Villavicencio dan banyak orang tampakberlindung dari tembakan, termasuk petugas keamanannya.
Presiden Lasso menyampaikan, ia “murka dan terkejut” dengan pembunuhan Villavicencio
“Solidaritas dan belasungkawa aku kepada istri dan putrinya. Untuk kenangan dan perjuangannya, saya jamin kejahatan ini tidak akan dibiarkan begitu saja,” kata Lasso di Twitter (sekarang berjulukan X)
Presiden menyampaikan, dia sudah mengadakan rapat darurat kabinet keamanannya untuk membicarakan pembunuhan itu .
“Kejahatan terorganisasi sudah berlangsung jauh, namun beban aturan sepenuhnya akan menimpa mereka,” kata Lasso.
Tujuh dari delapan kandidat presiden, tergolong Villavicencio, berada di bawah bantuan polisi, kata Menteri Dalam Negeri Ekuador Juan Zapata permulaan pekan ini, lapor media lokal Selasa.
Villavicencio yakni seorang legislator di Majelis Nasional negara itu sebelum dibubarkan oleh Lasso pada bulan Mei, yang menimbulkan pemilihan lebih permulaan.

0 Komentar